Seram !! Ular Berkepala Manusia Hebohkan Warga Aceh Utara

Foto: Ular berkepala manusia (Feri/detikcom)


Sesosok makhluk menyerupai ular menghebohkan warga Aceh Utara. Ular yang tidak diketahui jenisnya tersebut memiliki kepala manusia lengkap dengan rambutnya.

Ular bertangan ini ditemukan oleh Safiah (39) saat mengambil perangkap ikan di kawasan tambak di Desa Teupin Kiyun, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, sekitar pukul 18.30 WIB, Jumat (12/7).

Safiah ingin memeriksa hasil tangkapan ikan dari perangkapnya di tambak desa itu. Ketika memasukan tangan ke dalam air yang berlumpur tersebut, Safiah merasakan benda licin, panjang, dan bersisik.

“Saat saya angkat rupanya berbentuk ular memiliki persis kepala dan rambut gondrong berwarna kuning. Saya sangat terkejut dan ketakutan karena tidak pernah melihat makhluk seperti itu. Untung saja ular itu sudah mati,” kata Safiah pada detikcom, Sabtu (13/7/2013).

Kabar penemuan ini beredar luas hingga membuat warga berbondong-bondong mendatangi rumah Safiah. Warga hendak melihat langsung rupa hewan yang belum jelas spesiesnya tersebut. 

Ular ini memiliki setengah badan menyerupai manusia dan setengahnya lagi adalah tubuh ular. Panjang ular ini sekitar 15 cm, dan memiliki kepala yang berambut, memiliki sepasang daun telinga, dan dua taring berwarna cokelat yang menjulur hingga 1 cm.

Empat kuku menjulur dari dua tangannya, beberapa di antaranya patah. Selain itu juga ditemukan sejumlah luka di badan ular aneh ini yang membuat tulangnya terlihat dilapisi daging dan sisik. Safiah pun memutuskan menyimpan jasad ular aneh tersebut dalam sebuah ember hitam dialasi daun pisang.

[source: http://news.detik.com]

Jangan sampai ketinggalan postingan-postingan terbaik dari Seram !! Ular Berkepala Manusia Hebohkan Warga Aceh Utara. Berlangganan melalui email sekarang juga:


BACA JUGA LAINNYA:

0 Response to "Seram !! Ular Berkepala Manusia Hebohkan Warga Aceh Utara"

Posting Komentar

Terimakasih atas komentarnya sahabatku semuanya. Jangan bosan-bosan berkunjung ke Amru Site ya...