Alasan Microsoft Beli Nokia Rp 79 Triliun!


http://images.detik.com/content/2013/09/03/319/elop460.jpg

Secara tegas Microsoft mengumumkan akusisinya terhadap Nokia. Nilai transaksi kedua raksasa teknologi itu mencapai USD 7,2 miliar atau setara Rp 79,2 triliun (USD 1 = Rp 11.000).

"Nokia akan memulai lembaran baru yaitu memfokuskan pada mobilitas dengan memimpin di bidang networking, pemetaan dan lokasi serta kemajuan teknologi," tulis pernyataan bersama CEO Steve Ballmer dan CEO Stephen Elop di situs resmi Microsoft.

Seluruh transaksi ditargetkan selesai pada kuartal pertama 2014. Dari pembelian ini Microsoft akan menguasai unit bisnis perangkat, layanan, paten, dan layanan peta yang dimiliki Nokia.

"Kami akan terus membuat ponsel yang akan Anda sukai di masa mendatang, dan ponsel terbaru kami nanti merupakan gabungan produk dan layanan terbaik dari Microsoft dan Nokia," tutup pernyataan kedua CEO, seperti dikutipdetikINET, Selasa (3/9/2013).

Alasan Microsoft Beli Nokia

Nokia yang terkatung-katung akhirnya dirangkul Microsoft. Keduanya memang sudah lama dekat, sehingga kabar ini boleh jadi tidak terlalu mengherankan. Namun tetap saja banyak yang penasaran, apa alasan Microsoft membeli Nokia?

Pihak Microsoft meyakini, akuisisi Nokia bakal memungkinkan produk dan layanannya lebih kuat bersaing dengan pesaing lain di ranah smartphone, seperti iPhone dan perangkat Android.

Raksasa teknologi ini memerlukan pengalaman smartphone 'kelas satu' untuk bersaing. Microsoft mengakui, portfolionya untuk handset belum sampai di sana. Dalam presentasi sepanjang 30 slide halaman, CEO Microsoft yang segera pensiun Steve Ballmer juga menguraikan pembelian paten Nokia.

Paten, diyakini Ballmer adalah salah satu hal paling berharga di sektor teknologi. Karenanya, akuisisi ini akan mempercepat inovasi Windows Phone dan melindunginya di masa yang akan datang.

"Perangkat membantu layanan dan layanan membantu perangkat. Kami yakin bahwa integrasi yang lebih dekat di antara Nokia dan Microsoft akan meningkatkan pengalaman pengguna dan membantu membangun user base yang besar," demikian penjelasan salah satu slide presentasi tersebut.

Seperti diketahui, integrasi vertikal semacam ini jadi formula andalan model bisnis Apple menjual iPhone-nya. Microsoft, tampaknya kini mengadopsi strategi yang sama untuk lini bisnis perangkatnya.

Microsoft seperti dilansir Washington Post, Selasa (3/9/2013) yakin bahwa integrasi vertikal akan memudahkannya untuk membiayai pengembangan platform Windows Phone.

Saat ini, ketika Nokia menjual Windows Phone, Microsoft mendapatkan 'marjin kotor' sekitar USD 10 dari kesepakatan kerjasama mereka. Sementara keuntungan dari penjualan lebih banyak mengalir ke Nokia. Hal ini membatasi insentif Microsoft untuk berinvestasi di platform Windows Phone.

[source: http://inet.detik.com/read/2013/09/03/125719/2347900/319/ini-alasan-microsoft-beli-nokia?topnews]

Jangan sampai ketinggalan postingan-postingan terbaik dari Alasan Microsoft Beli Nokia Rp 79 Triliun!. Berlangganan melalui email sekarang juga:


BACA JUGA LAINNYA:

0 Response to "Alasan Microsoft Beli Nokia Rp 79 Triliun!"

Posting Komentar

Terimakasih atas komentarnya sahabatku semuanya. Jangan bosan-bosan berkunjung ke Amru Site ya...